Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label aqquazileo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aqquazileo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Januari 2011

STRUKTUR POLITIK

A. Pengertian
Struktur :
• Pelembagaan hubungan organisasi antara komponen-komponen yang membentuk bangunan itu
• Struktur Politik dapat merupakan bangunan yang nampak jelas (konkret) dan yang tak nampak jelas

Ketika suatu proses dimana masyarakat memutuskan bahwa aktivitas tertentu adalah lebih baik dari yang lain dan harus dilaksanakan diartikan sebagai bagian dari politik suatu masyarakat. Dengan demikian struktur politik meliputi baik struktur hubungan antara manusia dengan manusia maupun struktur hubungan antara manusia dengan pemerintah. Hal ini dapat terlihat dari contoh-contoh sebagai berikut:

a) Faktor-faktor yang bersifat informal (tidak atau kurang resmi) yang dalam kenyataan mempengaruhi cara kerja aparat masyarakat untuk mengemukakan, menyalurkan, menerjemahkan, mengkonversi tuntutan, dukungan, dan masalah tertentu dimana tersangkut keputusan yang berhubungan dengan kepentingan umum.
b) Lembaga yang dapat di sebut sebagai mesin politik resmi atau formal, yang dengan absah mengidentifikasi segala masalah, menentukan dan menjalankan segala keputusan yang mengikat seluruh anggota masyarakat untuk mencapai kepentingan umum.

Kemudian untuk mempertajam daya analisa, ada baiknya di uraikan beberapa istilah pokok yang diutarakan oleh, misalnya Talcott Parson : pelaku (actor); G.A.Almond: peranan (roles) dan struktur, dalam pengertian yan tidak terpisahkan dari fungsinya; sedangkan David Easton lebih cenderung mewarnai seluruh uraiannya dengan proses atau interaksinya.
Ketiga sarjana di atas menekankan satu sisi yang menurut pengamatan mereka sangat mendasari pembahasan sistem politik. Bila penekanan pada 3 faktor tersebut di atas dipakai, diperkirakan ketiganya akan saling melengkapi. Mesin Politik : Informal yang berada dalam wilayah (realm) tidak resmi atau kurang resmi dapat di buat model pendekatan sebagai berikut:
a) Pengelompokan masyarakat atas dasar persamaan sosial ekonomi, pengelompokan demikian lebih bersifat mengupas soal kekuatan riil dan masyarakat sebagai apa yang oleh Hugh Seton Watson dinamakan Force Of Revolution. Tantangan yang dihadapi sistem politik Indonesia antara lain juga berhubungan belum perkembangan diversifikasi komoditi ekspor. Bila usaha ekstraktif eksploitasi kayu dan rempah-rempah tidak di hitung, maka hasil pertanian hanya berkisar 11,6% dari empat jenis kelompok komoditi dimana minyak bumi meliputi 68,9%. Hal itu akan nampak dalam peranan ekspor komoditi nonmigas yang makin lama makin meningkat.

B. Mesin Politik
 Informal : kelompok tani, nelayan, dokter, akademisi, pengusaha dll.
 Formal : Eksekutif, legislatif, yudikatif , parpol. Teori Dikotomi : Policy making dan Policy Executing.

C. Struktur Politik
Suprastruktur : struktur politik pemerintahan, suasana pemerintahan
Infrastruktur : struktur politik masyarakat, suasana kehidupan politik masyarakat.
Infrastruktur politik sering disebut sebagai bangunan bawah, atau mesin politik informal atau mesin politik masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok yang dibentuk atas dasar kesamaan social, ekonomi, kesamaan tujuan, serta kesamaan lainnya.

Pengelompokan infra struktur yang paling nyata dalam kehidupan Negara, yakni:

1. Partai Politik
Merupakan suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya memiliki nilai orientasi, dan cita-cita yang sama. Dengan tujuan mendapatkan kekuasaan politik dengan cara konstitusi, melalui pemilihan umum ( PEMILU )

2. Organisasi Kemasyarakaan ( ORMAS )
Dibentuk dengan tujuan-tujuan dalam bidang social dan budaya. Organisasi ini tidak melibatkan diri untuk ikut serta dalam dalam peserta untuk memperoleh kekuasaan dalam PEMILU.

3. Kelompok Kepentingan ( Interest Group )
Merupakan kelompok yang berusaha mempengaruhi kebijakan pemerintah tanpa berkehendak memperoleh jabatan public, kelompok ini tidak berusaha menguasai pengelolaan pemerintahan secara langsung.

4. Kelompok Penekan ( Persure Group )
Kelompok yang dapat mempegaruhi atau bahkan membentuk kebijaksanaan pemerintah melalui cara-cara persuasi, propaganda, atau cara lain yang lebih efektif. Mereka antara lain : industriawan dan asosiasi-asosiasi lainnya.

5. Tokoh Masyarakat ( Opinion Leaders )
Kelompok yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat baik dari tokoh agama, tokoh adat, dan budaya.

6. Media Massa ( Pers )
Media massa dalam arti sempit, yang meliputi surat kabar, Koran, majalah, tabloit, dan bulletin-buletin pada kantor. Maupun media massa dalam arti luas yang meliputi: media cetak, audio, audio visual, dan media elektronik.
Kelompok infra struktur politik tersebut, secar nyata merekalah yang menggerakkan sistem, memberikan input, terlibat dalam proses politik, memberikan pendidikan politik, melekukan sosialisasi politik, menyeleksi kepemimpinan, menyelesaikan sengketa politik, yang terjadi diantara berbagai pihak baik di dalam maupun di luar. Serta mempunyai daya ikat baik secara ke dalam maupun keluar.

D. Fungsi-Fungsi Struktur Politik
1) Pendidikan politik
2) Agregasi kepentingan
3) Artikulasi kepentingan
4) Seleksi kepemimpinan
5) Komunikasi politik
=> Sering disebut dengan fungsi input

Minggu, 16 Januari 2011

Komunikasi Politik


A.    Pengertian Komunikasi Politik
Komunikasi Politik (Political Communication) merupakan “gabungan” dua disiplin ilmu yang berbeda namun terkait sangat erat, yakni Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik. Oleh karena itu, sebelum memasuki pembahasan tentang pengertian dan proses komunikasi politik, dibahas lebih dulu tentang pengertian komunikasi dan politik. Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, perilaku baik langsung maupun tidak langsung. Sedangkan Politik adalah kajian tentang kekuasaan (power) atau seni memerintah.
Jadi secara sederhana, komunikasi politik (political communication) adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah. Dengan pengertian ini, sebagai sebuah ilmu terapan, komunikasi politik bukanlah hal yang baru. Komunikasi politik juga bisa dipahami sebagai komunikasi antara ”yang memerintah” dan ”yang diperintah”.
Gabriel Almond (1960): komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang selalu ada dalam setiap sistem politik. “All of the functions performed in the political system, political socialization and recruitment, interest articulation, interest aggregation, rule making, rule application, and rule adjudication,are performed by means of communication.”
Dan Nimmo, Communication (activity) considered political by virtue of its consequences (actual or potential) which regulate human conduct under the condition of conflict. Kegiatan komunikasi yang dianggap komunikasi politik berdasarkan konsekuensinya (aktual maupun potensial) yang mengatur perbuatan manusia dalam kondisi konflik. Cakupan: komunikator (politisi, profesional, aktivis), pesan, persuasi, media, khalayak, dan akibat.
Secara filosofis kajian komunikasi politik adalah hakikat kehidupan manusia untuk mempertahankan hidup dalam lingkup berbangsa dan bernegara. Setiap negara akan selalu berorientasi kepada fungsi primer negara yaitu tujuan negara. Tujuan ini dapat dicapai apabila terwujud sifat-sifat integratif dari semua unsur penghuni negara.
Kegiatan Komunikasi politik sangat erat sekali kolerasinya dengan tehnik seseorang dalam beretorika sebagai komunikator atau orator, kata Retorika (dari bahasa Yunani ῥήτωρ, rhêtôr, orator, teacher) adalah sebuah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi untuk menghasilkan bujukan dengan melalui karakter pembicara, emosional atau argumen (logo), awalnya Aristoteles mencetuskan dalam sebuah dialog sebelum The Rhetoric dengan judul 'Grullos' atau Plato menulis dalam Gorgias, secara umum ialah seni manipulatif atau teknik persuasi politik yang bersifat transaksional dengan menggunakan lambang untuk mengidentifikasi pembicara dengan pendengar melalui pidato, persuader dan yang dipersuasi saling bekerja sama dalam merumuskan nilai, keprcayaan dan pengharapan mereka. Ini yang dikatakan Kenneth Burke (1969) sebagai konsubstansialitas dengan penggunaan media oral atau tertulis.
Dalam doktrin retorika Aristoteles, terdapat tiga teknis alat persuasi politik yaitu deliberatif, forensik dan demonstratif.
ü  Retorika deliberatif memfokuskan diri pada apa yang akan terjadi dikemudian bila diterapkan sebuah kebijakan saat sekarang.
ü  Retorika forensik lebih memfokuskan pada sifat yuridis dan berfokus pada apa yang terjadi pada masa lalu untuk menunjukkan bersalah atau tidak, pertanggungjawaban atau ganjaran.
ü  Retorika demonstartif memfokuskan pada epideiktik, wacana memuji atau penistaan dengan tujuan memperkuat sifat baik atau sifat buruk seseorang, lembaga maupun gagasan.
Mengkomunikasikan politik tanpa aksi politik yang kongkret sebenarnya telah dilakukan oleh siapa saja: mahasiswa, dosen, tukang ojek, penjaga warung, dan seterusnya. Tak heran jika ada yang menjuluki Komunikasi Politik sebagai neologisme, yakni ilmu yang sebenarnya tak lebih dari istilah belaka.
Dalam praktiknya, komuniaksi politik sangat kental dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, dalam aktivitas sehari-hari, tidak satu pun manusia tidak berkomunikasi, dan kadang-kadang sudah terjebak dalam analisis dan kajian komunikasi politik. Berbagai penilaian dan analisis orang awam berkomentar sosal kenaikan BBM, ini merupakan contoh kekentalan komunikasi politik. Sebab, sikap pemerintah untuk menaikkan BBM sudah melalui proses komunikasi politik dengan mendapat persetujuan DPR.
Komunikasi politik merupakan salah satu fungsi partai politik, yakni menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa –“penggabungan kepentingan” (interest aggregation” dan “perumusan kepentingan” (interest articulation) untuk diperjuangkan menjadi public policy. (Miriam Budiardjo).
Jack Plano dkk. Kamus Analisa Politik: penyebaran aksi, makna, atau pesan yang bersangkutan dengan fungsi suatu sistem politik, melibatkan unsur-unsur komunikasi seperti komunikator, pesan, dan lainnya. Kebanyakan komunikasi politik merupakan lapangan wewenang lembaga-lembaga khusus, seperti media massa, badan informasi pemerintah, atau parpol. Namun demikian, komunikasi politik dapat ditemukan dalam setiap lingkungan sosial, mulai dari lingkup dua orang hingga ruang kantor parlemen.

B.     Sistem Komunikasi Politik
Dalam kenyataan empiris pengaturan hak-hak berkomunikasi tidak dapat digeneralisasikan ke dalam satu pola sistem. Dalam kenyataan terdapat empat macam sistem komunikasi politik, yaitu:
ü  Sistem otoriter,
ü  Sistem liberal,
ü  Sistem komunis dan
ü  Konsep tanggung jawab sosial.

C.    Aktor: Komunikator Politik
Komunikator Politik pada dasarnya adalah semua orang yang berkomunikasi tentang politik, mulai dari obrolan warung kopi hingga sidang parlemen untuk membahas konstitusi negara. Namun, yang menjadi komunikator utama adalah para pemimpin politik atau pejabat pemerintah karena merekalah yang aktif menciptakan pesan politik untuk kepentingan politis mereka. Mereka adalah pols, yakni politisi yang hidupnya dari manipulasi komunikasi, dan vols, yakni warganegara yang aktif dalam politik secara part timer ataupun sukarela.
Komunikator politik utama memainkan peran sosial yang utama, teristimewa dalam proses opini publik. Karl Popper mengemukakan “teori pelopor mengenai opini publik”, yakni opini publik seluruhnya dibangun di sekitar komunikator politik.
Komunikator Politik terdiri dari tiga kategori: Politisi, Profesional, dan Aktivis.
1.   Politisi adalah orang yang bercita-cita untuk dan atau memegang jabatan pemerintah, seperti aktivis parpol, anggota parlemen, menteri, dsb.;
2.   Profesional adalah orang yang menjadikan komunikasi sebagai nafkah pencahariannya, baik di dalam maupun di luar politik, yang uncul akibat revolusi komunikasi: munculnya media massa lintas batas dan perkembangan sporadis media khusus (majalah internal, radio siaran, dsb.) yang menciptakan publik baru untuk menjadi konsumen informasi dan hiburan. Terdiri dari jurnalis (wartawan, penulis) dan promotor (humas, jurubicara, jurukampanye, dsb.).
3.   Aktivis – (a) Jurubicara (spokesman) bagi kepentingan terorganisasi, tidak memegang atau mencita-citakan jabatan pemerintahan, juga bukan profesional dalam komunikasi. Perannya mirip jurnalis. (b) Pemuka pendapat (opinion leader) –orang yang sering dimintai petunjuk dan informasi oleh masyarakat; meneruskan informasi politik dari media massa kepada masyarakat. Misalnya tokoh informal masyarakat kharismatis, atau siapa pun yang dipercaya publik.


D.    Proses Komunikasi Politik
Proses komunikasi politik sama dengan proses komunikasi pada umumnya (komunikasi tatap muka dan komunikasi bermedia) dengan alur dan komponen:
1.   Komunikator/Sender – Pengirim pesan
2.   Encoding - Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3.   Message – Pesan
4.   Media – Saluran
5.   Decoding - Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6.   Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7.   Feed Back - Umpan balik, respon.


E.     Saluran Komunikasi Politik
1.   Komunikasi Massa – komunikasi ‘satu-kepada-banyak’, komunikasi melalui media massa.
2.   Komunikasi Tatap Muka –dalam rapat umum, konferensi pers, etc.— dan Komunikasi Berperantara –ada perantara antara komunikator dan khalayak seperti TV.
3.   Komunikasi Interpersonal – komunikasi ‘satu-kepada-satu’ –e.g. door to door visit, temui publik, etc. atau Komunikasi Berperantara –e.g. pasang sambungan langsung ’hotline’ buat publik.
4.   Komunikasi Organisasi – gabungan komunikasi ‘satu-kepada-satu’ dan ‘satu-kepada-banyak’: Komunikasi Tatap Muka e.g. diskusi tatap muka dengan bawahan/staf, etc. dan Komunikasi Berperantara e.g. pengedaran memorandum, sidang, konvensi, buletin, newsletter, lokakarya, etc.


F.      Alat Komunikasi Politik: Media Komunikasi, Komunikasi Kontak Langsung, Jaringan-Jaringan Infrastruktur

*      Media massa merupakan alat komunikasi politik berdimensi dua, yaitu bagi pemerintah sebagai alat mentransformasikan kebijaksanaan politik, dan bagi masyarakat sebagai sarana sosial kontrol. Dalam peristiwa politik perhatian terhadap media massa akan meningkat. Pada media massa pers kegiatan politik dapat menggunakan 3 macam rubrik yaitu:
ü  News item,
ü  Editorial, dan
ü  Advertising.
*      Komunikasi kontak langsung dan komunikasi melalui media massa, masing-masing memiliki kelebihan.
*      Sebelum perundingan resmi berlangsung biasa dilakukan lobbying oleh para lobbyist atau spokes person sebagai pelicin jalan. Pranata-pranata infrastruktur berfungsi sebagai penyebar luas pesan-pesan komunikasi menurut lingkup garapan. Demikian pula forum-forum yang ada dalam infrastruktur berfungsi sebagai pelipat ganda pesan-pesan komunikasi.

G.    Instrumen kebijaksanaan baik dalam masa perang atau waktu damai, yaitu:
o   propaganda,
o   Diplomasi,
o   Senjata dan
o   Ekonomi.

Senin, 29 Maret 2010

Mengenal Bengkulu yukkk..

        Bengkulu dimana seeh . ? ? ?
Ada yang tau.? Wah ini bahaya kalau orang Indonesia sendiri gak tau dimana kota Bengkulu, tapi kenyataannya memeng begitu. Gak percaya, coba Tanya orang yang tinggal diluar bengkulu terus Tanya bengkulu itu dimana.? Saya pernah bertanya ehhh… jawabanya malah “Bengkulu dipulau Kalimantan ya”, kalo kata bang haji TERLALU.
Ya udah dee tak kasih tau aja, BENGKULU ituada di REPUBLIK INDONESIA terletak dipulau SUMATERA, Indonesia. Bertetangga dengan Sumatera Barat (PADANG), JAMBI, Sumatera selatan (PALEMBANG) dan LAMPUNG. Bengkulu seeh emang masih tergolong kota kecil jadi wajar saja banyak yang tidak mengetahuinya.
SEJARAH BENGKULU
Jaman dahulu wilayah bengkulu pernah berdiri kerajaan-kerajaan yang berkuasa dibengkulu yang berdasarkan etnis sepertu:
>kerajaan Sungai Serut
>Kerajaan Selebar
>Kerajaan Pat Petulai
>Kerajaan Balai Buntar
>Kerajaan Sungai Lemau
>Kerajaan Sekiris
>Kerajaan Gedung Agung
Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.
British East India Company (EIC) sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada Bencoolen dan kemudian gudang penyimpanan di tempat yang sekarang menjadi Kota Bengkulu. Saat itu, ekspedisi EIC dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley untuk mencari pengganti pusat perdagangan lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC, dan EIC dilarang berdagang di sana. Traktat dengan Kerajaan Selebar pada tanggal 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York didirikan tahun 1685 di sekitar muara Sungai Serut.
Sejak 1713, dibangun benteng Marlborough (selesai 1719) yang hingga sekarang masih tegak berdiri. Namun demikian, perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak bisa menghasilkan lada dalam jumlah mencukupi.
Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada tahun 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda, dengan imbalan Malaka sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik/Singapura dan Pulau Belitung). Sejak perjanjian itu Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda.
Penemuan deposit emas di daerah Rejang Lebong pada paruh kedua abad ke-19 menjadikan tempat itu sebagai pusat penambangan emas hingga abad ke-20. Saat ini, kegiatan penambangan komersial telah dihentikan semenjak habisnya deposit.
Pada tahun 1930-an, Bengkulu menjadi tempat pembuangan sejumlah aktivis pendukung kemerdekaan, termasuk Sukarno. Di masa inilah Sukarno berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi isterinya.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Bengkulu menjadi keresidenan dalam provinsi Sumatera Selatan. Baru sejak tanggal 18 November 1968 ditingkatkan statusnya menjadi provinsi ke-26 (termuda sebelum Timor Timur).
Saat ini suku yang bermukin di wilayah Bengkulu ada suku Jawa, Rejang, lembak, Serawai, Melayu Bengkulu, Minangkabau dan sundah. Dengan luas 19.788,70 km² dan berpenduduk kurang lebih 2juta jiwa, Provinsi Bengkulu Memiliki 8 Kabupaten dan s1 (satu) kota.
Bahasa yang digunakan:
Rumah Tradisional Bengkulu Adalah PUSAKO BUBUNG LIMO dan Senjata Tradisional Bengkulu adalah KERIS BENGKULU.
Nahhh… ini dia tempat wisata yang ada di Provinsi Bengkulu, sebagian dari tempat wisata ini masih alami, cocok banget buat liburan dan rekreasi bareng keluarga. TERTARIK. ? ? ? boleh deeh dating ke-Bengkulu, gak nyesal kok, pantainya gak kalah deeehh sama pantai kute Bali, hehehe.. latang dan liat langsung aja deeee…
WISATA ALAM BENGKULU
1. Pantai Panjang
2. Pantai Pasir Putih
3. Pulau Tikus
4. Danau Dendam Tak Sudah
5. Tapak Padri dan Pantai Jakat
6. Taman Hutan Hujan Tropis (Tahura)
7. Bunga Raflessia Arnoldy
8. Bunga Kibut (Amorphopalus Titanuum)
9. Anggrek air Vanda Hookeriana
OBYEK WISATA KEBUDAYAAN BENGKULU
1. Benteng Marlborough
2. Rumah Pengasingan Bung Karno
3. Parr and Hamilton Monuments
4. Museum Propinsi Bengkulu
5. Rejang Lebong (Air Terjun Suban)
6. Danau Pematang
7. Danau Tes
8. Kolam Renang Tabarena
9. Air Terjun Kepala Curup
10. Sungai Air Putih
11. Makam Sentot Alibasyah
Wahhh.. capekk nulis mulu… sebenernya masih banyak niihhh yang mau di ceritakan, soalnya masih banyak sekali wisata yang ada di bengkulu ini, artikel selanjutnya mungkin akan membahas lebih lengkap lagi.

Sabtu, 27 Maret 2010

Makalah IAD "Perkembangan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam"

BAB I

PENDAHULUAN

*Latar Belakang

Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari tentang pengungkapan rahasia dan gejala alam ,meliputi :asal mula alam semesta dengan segala isinya,termasuk proses,mekanisme,sifat benda maupun peristiwa yang terjadi.Pengetahuan yang duperoleh dari alam semesta ini selanjutnya merupakan dasar dari pengembangan ilmu pengetahuan alam(IPA).Informasi yang didapat dapat disimpan dan diajarkan kepada generasi berikut nya,ditambah dengan pengetahuan yang diperoleh saat itu maka informasi tentang pengetahuan ini terus bertambah dan berkembang dari generasi ke generasi berikutnya.

A.METODE ILMIAH SEBAGAI DASAR IPA

Pengujian harus secara sistematis dan mengikuti kaidah ilmu yaitu dengan metode ilmiah.Pengetahuan yang diperoleh dengan cara atau metode ilmiah disebut sebagai ilmu.Atau dengan kata lain ilmu adalah pengetahuan yang didapatkan berdasarkan metode ilmiah.Cara dan metode ilmiah adalah prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu.Atau dengan kata lain ilmu adalah pengetahuan yang didapatkan berdasarkan metode ilmiah.

1.Kriteria Ilmu Pengetahuan

Tidak semua pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu,karena ilmu merupakan pengetahuan yang cara mendapatkannya harus memenuhi syarat tertentu.

a. Logis atau masuk akal

Sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu pengetahuan yang tidak diakui kebenarannya.

b. Objektif

Pengetahuan yang didapat harus sesuai dengan objeknya dan didukung oleh fakta empiris.

c. Metodik

Berarti bahwa pengetahuan diperoleh dengan cara-cara tertentu yang teratur, dirancang,diamati,dan dikontrol.

d. Sistematis

Berarti bahwa pengetahuan tersebut disusun dalam satu system yang satu dengan lainnya saling berkaitan dan saling menjelaskan. Sehingga merupakan satu-kesatuan yang utuh.

e. Berlaku umum atau universal

Pengetahuan berlaku untuk siapa saja dan dimana saja yaitu dengan cara eksperimentasi yang sama akan di peroleh hasil yang sama atau konsisten.


By keykey00, ilmu alamiah dasar, Posted May 30th, 2008

1

f. Komulatif berkembang dan tentative

Khasanah ilmu pengetahuan selalu bertambah dengan hadirnya ilmu pengetahuan baru. Ilmu pengetahuan yang terbukti salah harus diganti dengan ilmu pengetahuan yang benar ( tentatif ).

2. Langkah Langkah Metode Ilmiah

Operasionalisasi metode ilmiah dijabarkan dalam tahap kegiatan berikut :

  1. Perumusan Masalah

Masalah adalah topik yang diteliti dengan batasan yang jelas serta dapat di identifikasi factor-faktor yang terkait

  1. Penyusunan Hipotesis

Hipotesis adalah argumentasi tentang kemungkinan jawaban sementara tentang masalah yang ditetapkan , disusun berdasarkan pengetahuan atau teori yang ada dan harus di uji kebenarannya dengan observasi atau eksperimentasi.

  1. Pengujian Hipotesis

Merupakan usaha pengumpulan fakta yang relevan dengan hipotesis dan diuji apakah fakta tersebut mendukung hipotesis yang diajukan.

  1. Penarikan Kesimpulan

Kesimpulan yang diambil berdasarkan hasil analisis data untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau tidak.

3. Sikap Ilmiah

  1. Jujur

Ilmuan wajib melaporkan hasil pengamatannya secara objektif dan jujur, penelitian tersebut diuji kembali oleh peneliti lain akan memberi hasil yang sama.

  1. Terbuka

Ilmuan harus mempunyai pandangan luas, terbuka terhadap pendapat orang lain, jauh dari praduga dan menghargai gagasan orang lain meskipun untuk menerimanya harus melakukan pengujian terlebih dahulu.

c. Toleran

Ilmuan tidak akan merasa dirinya paling hebat, bersedia belajar dari orang lain serta tidak pernah memaksakan pendapat orang lain

d. Skeptis

Ilmuan akan bersikap berhati-hati meragukan sesuatu dan skeptis, tapi kritis sehingga akan menyelidiki dahulu bukti bukti suatu kesimpulan,keputusan atau pemecahan masalah.

  1. Optimis

Ilmuan tidak akan mengatakan sesuatu tidak dapat dikerjakan sebelum memikirkan dan mencoba mengerjakannya terlebih dahulu.


By keykey00, ilmu alamiah dasar, Posted May 30th, 2008 2

  1. Pemberani

Ilmuan mencari kebenaran, berani melawan ketidak benaran, kepura-puraan yang menghambat kemajuan. Contohnya COPERNICUS dan GALILIEO

  1. Kreatif dan Inovatif

Ingin mendapatkan, Menciptakan, memvariasikan sesuatu yang baru terutama guna mendapatkan nilai tambah.

*Tujuan

Sejak dilahirkan di muka bumi ini, manusia bersentuhan dengan alam. Persentuhan dengan alam menimbulkan pengalaman. Alam memberikan rangsangan kepada manusia melalui pancaindra merupakan alat komunikasi antara alam dengan manusia yang membuahkan pengalaman.

Manusia sebagai makhluk berpikir dibekali hasrat ingin tahu tentang benda dan peristiwa yang terjadi disekitarnya termasuk juga ingin tahu tentang dirinya sendiri. Hal ini mendorong manusia untuk memahami dan menjelaskan gejala gejala alam, baik alam besar (makrokosmos) maupun alam kecil (mikrokosmos) serta memecahkan masalah yang dihadapi.

Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa dan masyarakat dalam mengikuti perkembangan dan pengembangn ilmu pengetahuan alam yang berkaitan dengan materi yang dikaji dalam Ilmu Alamiah Dasar, sebagaimana yang kita ketahui ilmu alam tersebut selalu mengalami perubahan atau perkembangan dari zaman ke zaman yang melahikan ilmuan ilmuan baru seperti Ahli Astronomi, Ahli Kimia, Ahli Fisika.

Semoga buku ini benar-benar bermanfaat bagi kita semua.

Amin, ya Robbal ‘Alamin.

3

BAB II

Landasan

*Hipotesis:

Hipotesis merupakan strata ilmu yang paling rendah,merupakan dugakan atau prediksi yang diambil berdasarkan pengetahuan atau teori yang sudah ada untuk menjawab masalah penelitian yang sedang dilakukan.

*Teori:

Teori merupakan strata yang lebih tinggi dari hipotesis.Teori merupakan landasan ilmu yang telah teruji kebenarannya,namun demikian teori masih mungkin untuk dikoreksi dengan teori baru yang lebih tepat,agar teori tersebut menjadi lebih tepat atau benar.

*Hukum:

Hukum atau dalil merupakan strata yang paling tinggi.Hukum atau Dalil,berasal dari teori yang telah diuji terus –menerus dan diketahui tidak ditemukan adanya kesalahan.Landasan ilmu yang sudah tidak diragukan keberadaannya




Sumi Hudiyono Pws, Makalah Ilmu Alamiah Dasar, departemen kimia FMIPA Universitas Indonesia, Depok, 2009,hal.2.

4

BAB III

PEMBAHASAN

1. Timbulnya Ilmu Pengetahuan Alam

Semakin sempurnanya para pengamat bintang berupa teleskop dan semakin meningkatnya kemampuan berpikir manusia, maka pada tahun 1500-1600 M terjadi perubahan besar atas semua ajaran Ariestoteles dan Ptolomeus. Sebagai tonggak sejarah dapat dicapai disini adalah :

Nokolas Copernicus (1473-1543 M) ia tidak saja Astronom tetapi juga Ahli Matematika dan Pengobatan. Tulisannya yang terkenal dan merombak pandangan astronom zaman yunani berjudul “De Revolotionibus Orbium Caelestium”. Artinya peredaran alam semesta. Buku ini ditulis pada tahun 1507 M. namun tidak segera di umumkan karena prinsip Heliosentrisme (Pusat Matahari) bententangan dengan kepercayaan penguasa pada sat itu. Poko ajarannya antara lain :

a. Matahari adalah Pusat dari sitem solar.

b. Bulan beredar mengelilingi bumi serta bumi bersamaan mengelilingi matahari

c. Bumi berputar pada porosnya dari barat ke timur yang mengakibaykan adanya siang dan malam dan pergerakan bintang bintang.

Pengikut Copernicus ( Bruno 1548-1600 M) memperoleh kesimpulan lebih jauh lagi yaitu :

a. Jagat raya ini tidak ada batasnya

b. Bintang bintang tersebar diseluruh jagat raya

Karena pendapatnya yang bententangan dengan pandangan penguasa waktu itu maka ia di anggap kemasukan setan lalu dibakar pada tahun 1600M.

Ahli astronomi (Jhones kepler 1571-1630M) mengungkapkan pendapatnya antara lain bahwa:

a. Planet mengelilingi matahari pada satu garis berbentuk elips dengan satu fukus.

b. Garis imajinasi dari planet ke matahari bergerak menurut garis edarnya maka waktu yang akan ditempu akan sama

c. Pangkat dua dari waktu yang dibutuhkan Planet akan sebanding dengan pangkat tiga dari jarak rata rata planet terhadap matahari

Jadi dari Copernicus sampai galileo dapat kita anggap sebagai permulaan abat ilmu pengetahuan modern yang menetapkan suatu kebenaran berdasarkan induksi atau eksperimentasi artinya bila mana diadakan penelitian ulang yang dilakukan oleh siapapun dengan langkah langkah yang serupa dan pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang konsisten.


Drs.H. Ibnu Mas’ud.dkk, Ilmu Alamiah Dasar, Pusaka Setia, Bandung, 2008, hal 57.

5

2. Perkembangan IPA

· Mulanya berkembang sangat lambat (abad 15-16)

· Lebih pesat setelah Copernicus yang kemudian diperkuat Galileo (konsep geosentris ® konsep heliosentris), dikenal sebagai permulaan abad ilmu pengetahuan modern (kebenaran berdasarkan induksi)

· Sangat pesat setelah konsep fisika kuantum dan relativitas (awal abad 20) ® perlu revisi dan penyesuaian konsepsi ilmu pengetahuan ke arah pemikiran modern

· Landasan ilmu pengetahuan: hipotesis, teori, dan hukum:

Hipotesis: dapat ditolak kebenarannya

Teori: sudah diuji kebenarannya, tapi masih mungkin diperbaiki menjadi teori yang yang lebih tepat

Hukum: landasan ilmu yang sudah tidak diragukan kebenarannya.

· Dua konsepsi IPA:

· IPA klasik dengan telaahan bersifat

Makroskopik

· IPA modern dengan telaahan bersifat

Mikroskopik

· Konsep klasik dan modern lebih mengacu pada konsepsi cara berpikir, cara memandang, dan cara menganalisis suatu fenomena alam BUKAN pada waktu penemuannya.

· Perkembangan yang makin cepat menyebabkan IPA diklasifikasikan menjadi berbagai disiplin ilmu ® sub disiplin ilmu ® spesialisasi

Tetapi muncul juga ilmu multidisplin karena munculnya fenomena baru yang tidak mungkin ditelaah hanya dengan satu disiplin ilmu saja.


doc.ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../PERKEMBANGAN+IPA,hal.home.

.

6
Pengembangan aplikasi IPA merupakan dasar dari terbentuknya teknologi dan industri yang secara tidak langsung akan mempengaruhi pola sosial manusia.

Abad 15 16 19 20


-Pseudo -Awal IPA -Revolusi industri -IPA Modern

science sekarang -Penemuan mesin -alat riset canggih

-Mitos -Heliosentris modern: mesin uap -telaah mikroskopik

-logika -Liberalisme kertas, cetak, dll -penemuan anomali

-Penemuan alat -Penemuan alat teori sebelumnya

bantu Bantu lebih baik -konsep baru

(modern)

sifat: - mikroskopis

-analisis tinggi

-abstraksi dalam

Gb. 1. Diagram Periode Pengembangan IPA

Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu Sosial dan

Budaya

Sains Fisik

Sains Hayati (Biologi)

· Fisika

· Kimia

· Astronomi

· Geologi

· Mineralogi

· Geografi

· Geofisika

· Meteorologi

· Oseanologi

· Dll

· Botani

· Zoologi

· Mikrobiologi

· Kesehatan

· Palaentologi

· Fisiologi

· Taksonomi

· Dll

· Bahasa

· Sosiologi

· Pendidikan

· Sejarah

· Antropologi

· Etnologi

· Seni dan Budaya

· Psikologi

· Ekonomi

· Dll

Didukung oleh Matematika/Statistika dan Informatika

Gb. 2. Perkembangan IP Menjadi Berbagai Disiplin Ilmu


doc.ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../PERKEMBANGAN+IPA,hal.home.

7

3.Pemfokusan dan Pembentukan Multidisiplin ilmu

a.Pemfokusan ilmu

Pengembangan ilmu yang terus menerus dan begitu cepatnya,terutama mulai abat ke-20 menyebabkan klasifikasi ilmu berkembang kearah disiplin ilmu yang lebih spesifik.Didalam disiplin ilmu kimia terjadi pemfokusan menjadi berbagai sub-disiplin ilmu kimia antara laen:kimia teoritis,kimia analisis,kimia anorganik,biokimia,kimia fisik,kimia organik.

Selanjutnya sub-disiplin ilmu tersebut berkembang menjadi spesialisasi tertentu.Sebagai contoh adalah dalam sub-disiplin kimia organic maka terdapat antara laen kearah kimia organic sintesis dan kimia organic bahan alam.Salah satu contoh pemfokusan disiplin ilmu menjadi ilmu yang lebih spesifik untuk bidang kimia.

Berdasarkan pengembangan fokus ilmu tersebut tersebut menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan berkembang dengan pesatnya,sehingga tidak memungkinkan lagi seseorang dapat menguasai beberapa atau bahkan satu bidang ilmu tertentu dengan sempurna.untuk dapat menguasai ilmunya dengan baik, maka pada akhirnya seorang ahli akan lebih memfokuskan atau menspesialisasikan dirinya dalam salah satu fokus displin ilmu tertentu.


Sumi Hudiyono Pws, Makalah Ilmu Alamiah Dasar, departemen kimia FMIPA Universitas Indonesia, Depok, 2009,hal.5. 8

b.Multidisiplin dan interdisplin ilmu

Multidisiplin ilmu merupakan ilmu pengetahuan yang mencakup pembahasannya menggunakan nya lebih dari satu kelompok disiplin ilmu misalnya kelompok IPA dan IPS contoh ilmu multidisiplin yang paling popular adalah imu lingkungan interdisiplin ilmu merupakan ilmu pengetahuan yang mencakup pembahasannya menggunakan satu kelompok disiplin ilmu saja. Contohnya adalah ilmu komputer dikembangkan dari disiplin IPA.

Perkembangan interdisiplin IPA pun cukup banyak dan berkembang dengan sangat pesat sebagai contoh adalah bioteknologi,teknologi informasi dan ilmu material.Ilmu yang dikembangkan berdasarkan interdisiplin ilmu tetapi karma dampak sosialnya juga perlu diperhitungkan, sehingga pembahasannya berubah menjadi multidisiplin ilmu.sebagai contoh perlunya etika pada penelitian bioteknologi terutama yang menyangkut manusia(cloning),dampak teknologi informasi(internet,multimedia) terhadap perkembangan anak serta dampak material baru (sebagai contoh plastic,pestisida )terhadap lingkungan

Beberapa contoh pembentukan ilmu interdisiplin yang berakar dari ilmu kimia, fisika,dan biologi,dan didukung pengembangannya oleh ilmu matematika, statistika dan informasi.

4.Mono dan Interdisiplin IPA serta Aplikasinya

Manfaat aplikasi IPA dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak baik itu berasal dari mono maupun interdisiplin ilmu.Beberapa produk aplikasi tersebut sering saling tumpang tindih penempatannya.Hal ini terjadi karena titik berat pembahasannya berbeda,sebagai contoh adalah polimer,bidang kimia dan teknik kimia menitik beratkan pada reaksi pembentukannya.sedangkan peninjauan bidang fisika akan lebih kearah karakteristik dari produknya.

Sumi Hudiyono Pws, Makalah Ilmu Alamiah Dasar, departemen kimia FMIPA Universitas Indonesia, Depok, 2009,hal.8.

9

BAB IV

PENUTUP

*KESIMPULAN

Dalam materi Perkembangan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam ini kita dapat mengetahui tentang pengungkapan rahasia dan gejala alam.sehingga kita dapat memahami dan menjelaskan gejala alam baik secara makroskopik maupun mikroskopik.

Dengan mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam maka dapat menimbulkan dalam benak kita bahwa pengetahuan yang kita miliki masih terbatas, yang dalam perkembangannya manusia telah mengenal Ilmu Pengetahuan Alam dimulai dari abad pertengahan (abad 15-16) perkembangan tersebut pesat terutama setelah Copernicus yang kemudian diperkuat oleh Galileo berdasarkan penemuan merubah konsep geosentris menjadi heliosentris dan sekaligus merubah kepercayaan penguasa dan agama pada saat itu.

*SARAN

Sebaiknya dalam beberapa hal perlu dilakukan revinisi dan penyesuaian konsepsi ilmu pengetahuan kearah pemikiran modern.Sehingga kita dapat mengeluarkan suatu penemuan yang dapat diterima oleh masyarakat luas,yang telah diteliti berdasarkan landasan pengetahuan yang sudah ada.

Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini banyak hambatan dan kendala yang dapat menimbulkan kelalaian dan khilaf, sehingga pada saat di buat terdapat banyak kekurangan atau belum sempurna. Maka kami dari kami menerimah kritik dan saran dari pembaca, khususnya rekan rekan dan dosen yang bersifat membangun demi pembuatan makalah atau tugas lainnya yang lebih baik untuk yang akan datang

Terima kasih

Wassalammua’laikum Wr. Wb.

10